Layanan LRT Jabodebek kini menjadi primadona transportasi massal bagi masyarakat komuter di wilayah penyangga ibu kota. Total terdapat 18 stasiun yang beroperasi aktif melayani mobilitas warga setiap harinya.
Moda transportasi modern berbasi rel layang ini terbagi menjadi dua rute utama yang saling terintegrasi. Kedua rute tersebut yakni Lintas Cibubur dan Lintas Bekasi, yang dirancang khusus untuk memecah kemacetan panjang jalur darat.
Daftar Lengkap Pemberhentian Lintas Bekasi dan Cibubur
Bagi Warganet Bekasi, rute Lintas Bekasi tentunya menjadi pilihan favorit untuk berangkat ke kantor. Jalur ini membentang panjang dari pusat kawasan bisnis Jakarta hingga berakhir di wilayah Kabupaten Bekasi.
Stasiun pemberhentian yang dilalui pada rute ini meliputi Stasiun Dukuh Atas, Setiabudi, Rasuna Said, Kuningan, Pancoran, Cikoko, Ciliwung, dan Cawang. Setelah melewati Cawang, jalur akan bercabang menyusuri Stasiun Halim, Jatibening Baru, Cikunir 1, Cikunir 2, Bekasi Barat, hingga perhentian akhir di Stasiun Jati Mulya.
Sementara itu, untuk pengguna Lintas Cibubur, kereta akan saling berbagi jalur dari Stasiun Dukuh Atas hingga Cawang. Dari Stasiun Cawang, kereta akan mengambil rute lurus menuju Stasiun TMII, Kampung Rambutan, Ciracas, dan mengakhiri perjalanan di Stasiun Harjamukti.
Teknologi Otomatis Tanpa Masinis dan Kapasitas Angkut
Salah satu inovasi dan keunggulan utama dari moda transportasi ini adalah pengoperasiannya yang memanfaatkan sistem kendali otomatis. Kereta dapat bergerak sangat mulus tanpa memerlukan kehadiran awak masinis di ruang kemudi.
Sistem pintar komputer telah memprogram kereta untuk berhenti secara presisi di setiap titik stasiun. Durasi singgah atau buka-tutup pintu kereta ini dibatasi hanya sekitar 30 detik hingga 1 menit, sehingga menuntut penumpang untuk selalu tertib dan bergerak cepat.
Adapun spesifikasi satu rangkaian kereta (trainset) terdiri dari enam gerbong yang memiliki ruang kabin sangat luas. Kapasitas angkut normal kereta mencapai 740 penumpang, sedangkan pada jam sibuk kepadatan maksimalnya diklaim mampu memuat hingga 1.308 orang penumpang.
Jarak Tempuh Singkat Menuju Pusat Bisnis Jakarta
Keuntungan utama meninggalkan kendaraan pribadi adalah efisiensi waktu yang didapat dari kecepatan operasi armada. Kereta layang ini melaju konstan dengan kecepatan berkisar antara 70-80 Km/jam.
Kecepatan operasional yang stabil ini menjadi solusi ampuh bagi warga komuter yang kerap terjebak kemacetan parah di jalan tol. Berkat teknologi tersebut, estimasi waktu tempuh rute LRT Jabodebek Lintas Bekasi sangatlah efisien.
Perjalanan jauh membelah perbatasan kota dari titik keberangkatan Stasiun Dukuh Atas menuju stasiun paling ujung Jati Mulya berjalan sangat cepat. Perjalanan jarak jauh ini hanya memakan waktu tempuh kurang lebih 45 menit saja.
Bagi Warganet Bekasi yang akan mencoba kepraktisan mobilitas cepat ini, pastikan saldo kartu uang elektronik Anda mencukupi dan selalu dahulukan penumpang yang turun dari gerbong. Mari sebarkan informasi rute stasiun transportasi modern ini ke grup WhatsApp keluarga atau Karang Taruna agar perjalanan komuter harian warga semakin mudah, hemat, dan terencana!