Memiliki perangkat komputer atau laptop yang berjalan sangat lambat tentu sangat menguras emosi, terutama ketika kita sedang dikejar tenggat waktu pekerjaan atau tugas kuliah. Banyak pengguna yang langsung panik dan berasumsi bahwa perangkat mereka sudah rusak atau membutuhkan penggantian komponen berharga mahal. Padahal, penurunan kinerja yang drastis ini sering kali hanya disebabkan oleh kurangnya perawatan rutin pada sistem perangkat lunaknya. Supaya kinerja perangkat tetap optimal dan dapat digunakan untuk menjalani rutinitas sehari-hari tanpa kendala, pengguna sangat perlu mengetahui cara membersihkan laptop agar tidak lemot secara berkala.
Kenapa Penumpukan File Sampah Bisa Membuat Laptop Menjadi Lemot?
Penumpukan berbagai berkas sementara (temporary files) dan sisa-sisa data pemrosesan pada sebuah laptop sejatinya memang tidak dapat dihindari seiring dengan intensitas pemakaian. Setiap kali Anda membuka aplikasi, mengunduh pembaruan, atau sekadar menjelajahi internet, sistem akan secara otomatis menyimpan serpihan data tersebut. Namun jika dibiarkan menumpuk secara terus-menerus hingga memakan kapasitas penyimpanan yang besar, kinerja perangkat dipastikan dapat melambat dan sejumlah kendala teknis bisa muncul dalam pengoperasian sehari-hari.
Kabar baiknya, Anda tidak perlu terburu-buru membawa perangkat ke tempat servis. Proses perawatan sistem ini sama sekali tidak memerlukan keahlian khusus di bidang teknologi informasi. Pengguna biasa dapat mempraktikkan cara membuat laptop tidak lemot ini secara mudah di rumah, di mana proses utamanya bahkan tanpa perlu menggunakan aplikasi tambahan dari pihak ketiga.
Bagaimana Cara Membersihkan Laptop Agar Tidak Lemot Melalui Disk Cleanup?
Hadir secara konsisten melalui berbagai versi sistem operasi Microsoft Windows, Disk Cleanup menjadi salah satu fitur bawaan paling andal yang dapat digunakan saat Anda perlu melakukan pembersihan data secara mendalam. Dukungan sistem internal ini mampu menghapus berbagai macam berkas usang yang berpotensi besar untuk mengganggu pengoperasian perangkat. Anda dapat memakainya untuk membersihkan banyak hal krusial, mulai dari memori cache, data pembaruan sistem yang sudah usang, memori kesalahan sistem, berkas unduhan aplikasi, data internet sementara, hingga membersihkan tong sampah (Recycle Bin) yang tersedia pada sebuah laptop.
Berikut adalah langkah-langkah mudah untuk membersihkan perangkat Anda menggunakan fitur bawaan ini:
- Tekan tombol Start menu (ikon Windows) pada keyboard.
- Cari fitur dengan mengetikkan Disk Cleanup.
- Dari hasil penelusuran, buka Disk Cleanup dengan memilih menu Run as administrator.
- Ubah bagian Drives ke partisi yang digunakan untuk menyimpan berkas sistem dan aplikasi di mana biasanya terletak pada (C:).
- Klik tombol OK.
- Jika jendela Disk Cleanup terbuka, klik tombol Clean up system files.
- Atur kembali bagian Drives dengan menggunakan langkah-langkah seperti sebelumnya.
- Setelah jendela Disk Cleanup kembali terbuka, centang semua berkas yang ingin dihapus pada kolom Files to delete.
- Klik tombol OK.
- Konfirmasi dengan mengetuk Delete files.
Apa Cara Mudah Hapus File Sementara Lewat Pengelola Penyimpanan?
Pembersihan data pada sebuah laptop juga dapat dilakukan secara langsung dan lebih visual melalui halaman pengaturan utama. Windows generasi baru telah menyediakan menu pengelola penyimpanan yang dirancang sangat ramah pengguna untuk melakukan tugas ini. Secara umum, menu pengelola penyimpanan ini mendukung berbagai macam fungsi yang sangat mirip dengan fitur Disk Cleanup, di mana pengguna pun dapat memilih secara manual berbagai kategori data yang ingin segera dihapus untuk melegakan ruang.
Sebagai cara agar laptop tidak lemot melalui metode ini, Anda bisa mengikuti langkah-langkah berikut:
- Buka halaman Settings dengan menekan secara bersamaan tombol Start menu dan I.
- Setelah halaman Settings terbuka, masuk ke tab System.
- Buka pengaturan Storage.
- Pilih menu pengelolaan Temporary files.
- Centang berbagai berkas yang ingin dihapus.
- Hapus berkas dengan mengeklik Remove files.
- Konfirmasi dengan memilih Continue.
Satu catatan sangat penting khusus untuk bagian folder Download (Unduhan), pastikan Anda telah memindahkan data unduhan yang masih penting ke direktori lain terlebih dulu. Hal ini dikarenakan seluruh isi folder tersebut akan terhapus secara permanen apabila kotak tersebut ikut dicentang dan tidak dipindahkan. Yang cukup menarik, menu pengelola penyimpanan bawaan Windows ini turut dilengkapi dengan fitur cerdas bernama Storage Sense. Pengguna dapat langsung mengaktifkannya apabila ingin proses penghapusan berbagai berkas sementara berjalan secara otomatis di latar belakang ketika sistem merasa sudah diperlukan.
Di Mana Letak Folder Temp dan Bagaimana Cara Menghapusnya Secara Manual?
Selain mengandalkan alat otomatis pemindai sistem, proses mengatasi laptop lemot juga dapat dilakukan secara gerilya atau manual dengan menghapus isi folder Temp secara langsung. Merujuk pada kata Temporary, folder ini murni berisi berbagai macam tumpukan data sementara milik sistem maupun sisa operasional aplikasi. Letaknya di dalam susunan sistem operasi hanya saja cukup tersembunyi jika dicari langsung dengan menggunakan File Explorer biasa.
Namun tak perlu khawatir, pengguna tetap bisa menemukannya secara mudah dengan memanfaatkan Run command. Berikut adalah tata caranya:
- Jalankan jendela Run command dengan menekan Start menu dan R secara bersamaan.
- Masukkan %tmp% pada kolom yang tersedia.
- Tekan tombol Enter.
- Setelah folder berkas sementara terbuka, pilih semua berkas dengan menekan tombol Control (Ctrl) dan A secara bersamaan.
- Hapus seluruh berkas dengan menggunakan tombol Delete.
Apakah Aman Menggunakan Aplikasi Pembersih Pihak Ketiga Seperti CCleaner?
Selain memanfaatkan berbagai fitur tangguh bawaan sistem operasi, pengguna juga dapat cara mengatasi laptop lemot dengan memakai aplikasi pembersih khusus dari pihak ketiga. Salah satu contohnya yang sangat populer adalah CCleaner, sebuah perangkat lunak yang dapat digunakan secara gratis maupun ditingkatkan ke layanan premium untuk akses fitur yang lebih lengkap. Aplikasi pembersih pihak ketiga ini bisa menjadi opsi yang sangat menarik apabila pengguna ingin membersihkan laptop secara lebih praktis. Biasanya, pengguna bisa langsung menggunakan fungsi pemindaian dan penghapusan melalui satu tombol antarmuka tanpa perlu menyelam terlalu dalam ke pengaturan sistem.
Untuk menggunakannya dengan aman dan optimal, terapkan panduan berikut ini:
- Unduh dan pasang salah satu aplikasi pembersih pihak ketiga terpercaya seperti CCleaner melalui situs resminya.
- Apabila tidak diperlukan, hindari untuk memasang aplikasi tambahan yang ditawarkan selama proses instalasi berlangsung.
- Jalankan aplikasi setelah terpasang.
- Jika diminta untuk melakukan pemindaian, tekan tombol Scan PC.
- Jika diminta untuk menutup aplikasi yang sedang digunakan, pilih tombol Close program.
- Tunggu pemindaian hingga selesai dilakukan.
- Pilih Clean untuk menghapus berkas yang disarankan.
- Buka menu Custom Clean untuk menggunakan fitur pembersihan yang lebih mendetail.
- Buka menu Tools untuk menghapus aplikasi yang tidak diperlukan dengan menggunakan fitur Uninstall.
Bagi Warganet Bekasi yang sedang dipusingkan dengan tugas yang menumpuk namun terhambat oleh kinerja komputer yang berjalan lambat, jangan ragu untuk segera mempraktikkan langkah-langkah pembersihan sistem di atas secara rutin minimal sebulan sekali. Silakan bagikan artikel panduan teknis yang bermanfaat ini ke grup WhatsApp lingkungan RT, teman kampus, atau rekan kerja Anda agar mereka juga bisa merawat perangkat kesayangannya sendiri di rumah tanpa perlu mengeluarkan biaya servis yang mahal!