Kabar gembira menghampiri skuad Timnas Indonesia di tengah padatnya jadwal kompetisi internasional tahun ini. Gelandang muda potensial milik akademi Arsenal FC, Demiane Hesus Agustien, dikabarkan masuk dalam radar pantauan pelatih kepala John Herdman pada Senin (27/7/2026).
Wacana Dwi Kewarganegaraan Buka Peluang Emas
Ketertarikan Herdman ini sejalan dengan angin segar dari pemerintah pusat terkait regulasi kewarganegaraan atlet. Kementerian Hukum Republik Indonesia kini tengah mengusulkan revisi Undang-Undang Kewarganegaraan yang memungkinkan penerapan sistem kewarganegaraan ganda terbatas bagi para pahlawan olahraga.
Selama ini, Indonesia masih berpegang teguh pada sistem kewarganegaraan tunggal sesuai ketentuan Undang-Undang Nomor 12 Tahun 2006. Aturan tersebut mengharuskan setiap pemain naturalisasi untuk merelakan dan melepas paspor negara asalnya demi menyandang status Warga Negara Indonesia (WNI).
Staf Khusus Menteri Hukum RI, Noor Korompot, membeberkan bahwa perubahan regulasi ini dirancang khusus untuk memenuhi kebutuhan nasional akan talenta olahraga kelas wahid tanpa harus mengorbankan status kewarganegaraan asli mereka.
"Angin segar bagi Demiane untuk memperkuat Timnas karena ia masuk dalam radar pelatih John Herdman, menyusul rencana pemerintah Indonesia merevisi UU Kewarganegaraan di mana seorang atlet bisa mengantongi dwi-kewarganegaraan karena kebutuhan nasional dari sisi talenta," ujarnya.
Profil Singkat Demiane Agustien dan Darah Nusantaranya
Kehadiran nama Demiane Agustien sontak menjadi perbincangan hangat di kalangan pecinta sepak bola Tanah Air. Pemain muda yang baru saja genap berusia 19 tahun ini tengah meniti karier menjanjikan bersama skuad U-21 klub raksasa London, Arsenal FC, di ajang bergengsi Premier League 2.
Staf Khusus Menteri Hukum RI, Noor Korompot, melalui platform media sosialnya turut mengonfirmasi identitas serta garis keturunan Nusantara dari sang pemain muda berbakat tersebut.
"Demian Hesus Agustien (lahir 28 Juli 2007) adalah pemain sepak bola profesional yang bermain sebagai gelandang atau sayap untuk klub Liga Inggris Arsenal F.C," tulis Noor Korompot melalui akun Instagram pribadinya, Senin 27 Juli 2026.
Meskipun tumbuh besar dan mengenyam pendidikan sepak bola di Eropa, Demiane terbukti memiliki ikatan historis yang sangat kuat dengan Bumi Pertiwi melalui silsilah keluarga dari pihak ibunya.
"Ia lahir di Belanda, namun ibunya memiliki darah campuran Mesir-Indonesia."
"Nenek dari pihak ibu merupakan kelahiran asli Indonesia, menjadikan Demiane memiliki garis keturunan Indonesia yang cukup kuat," lanjutnya.
Fleksibilitas Posisi dan Pengalaman Internasional
Kualitas permainan Demiane di atas rumput hijau diyakini bisa menjadi amunisi berharga bagi taktik John Herdman. Ia dikenal luas sebagai pemain serbabisa yang mampu beroperasi dengan maksimal sebagai gelandang sentral maupun penyerang sayap.
Bakat sepak bolanya mengalir deras dari sang ayah, Kemy Agustien, yang merupakan mantan penggawa klub Liga Inggris, Swansea City. Dari garis keturunan sang ayah pula, ia memiliki darah Curacao yang membuatnya sempat memperkuat Timnas U-17 Curacao pada tahun 2023.
Selain itu, rekam jejak Demiane semakin mentereng mengingat ia juga pernah membela panji Timnas U-18 dan U-19 Belanda di level junior.
Kehadiran amunisi muda berkelas Eropa tentu menjadi suntikan tenaga yang luar biasa bagi masa depan sepak bola kita. Mari kita kawal bersama wacana regulasi positif ini dan berikan dukungan penuh bagi kemajuan Timnas, silakan bagikan kabar gembira ini ke grup WhatsApp komunitas bola di lingkungan Anda agar euforia sepak bola Tanah Air makin membara!