Lolos dari Pantauan CCTV, Kapolsek Cileungsi Sukses Nyamar Jadi Satpam Demi Gerebek Sindikat Oplos Gas!

Aksi heroik Kapolsek Cileungsi menyamar jadi satpam sukses membongkar sindikat pengoplosan gas LPG subsidi di sebuah ruko. Sebanyak 1.304 tabung berhasil disita.

Editor: Senja Arunika
Tanggal: Sabtu, 25 Juli 2026 - 22.08 WIB
Lolos dari Pantauan CCTV, Kapolsek Cileungsi Sukses Nyamar Jadi Satpam Demi Gerebek Sindikat Oplos Gas!
Lolos dari Pantauan CCTV, Kapolsek Cileungsi Sukses Nyamar Jadi Satpam Demi Gerebek Sindikat Oplos Gas!
Dok Humas Polsek Cileungsi

Praktik culas kejahatan ekonomi yang merugikan masyarakat luas kembali terbongkar di wilayah perbatasan Bogor dan Bekasi. Sebuah ruko di Desa Cileungsi Kidul, Kecamatan Cileungsi digerebek aparat kepolisian lantaran dijadikan markas rahasia untuk aktivitas pengoplosan gas LPG.

Keberhasilan operasi penegakan hukum ini tak lepas dari taktik cerdik pihak kepolisian. Kapolsek Cileungsi, Kompol Edison, secara mengejutkan turun langsung ke lapangan dengan menyamar sebagai petugas keamanan.

"Penggerebekan dilakukan setelah melakukan pemantauan secara langsung dengan menyamar sebagai petugas keamanan untuk mengawasi aktivitas mencurigakan di lokasi," kata Edison, Sabtu (25/7/2026).

Taktik Penyamaran untuk Mengecoh Kamera Pengawas

Keputusan untuk melakukan penyamaran ini diambil bukan tanpa alasan. Sindikat kejahatan tersebut ternyata cukup rapi dalam menjaga kerahasiaan markas mereka dari pantauan aparat maupun warga sekitar.

Para pelaku sengaja memasang sistem keamanan berlapis berupa kamera pengawas atau CCTV di area terdepan bangunan ruko.

"Penyamaran tersebut terpaksa dilakukan karena para pelaku memasang kamera CCTV di bagian depan ruko yang digunakan untuk memantau situasi di sekitar lokasi," ujarnya.

Dengan mengenakan seragam satpam, pihak kepolisian berhasil mendekati target tanpa memicu kepanikan dari para pelaku di dalam ruko.

"Langkah itu dilakukan agar keberadaan petugas tidak dicurigai sebelum penggerebekan dilaksanakan," tambah dia.

Siapkan Jalur Rahasia untuk Rencana Pelarian

Saat penggerebekan berlangsung pada Kamis (23/7/2026), polisi mendapati fakta bahwa para pelaku sudah memikirkan skenario terburuk. Mereka menyiapkan jalur khusus di bagian belakang ruko untuk kabur.

Polisi menemukan sebuah tangga yang terhubung dengan akses belakang bangunan. Beruntung, kecepatan dan kesigapan aparat gabungan membuat para pelaku tak sempat melarikan diri dari sergapan.

"Tangga di bagian belakang bangunan yang diduga telah dipersiapkan sebagai jalur pelarian apabila sewaktu-waktu dilakukan penggerebekan," bebernya.

Amankan Pelaku Penyuntik dan Ribuan Tabung Bukti

Dari hasil operasi senyap yang terukur tersebut, jajaran Polsek Cileungsi sukses meringkus dua orang tersangka yang tertangkap basah sedang beraksi. Mereka bertugas memindahkan isi gas subsidi 3 kilogram ke dalam tabung nonsubsidi 12 kilogram.

"Dalam penggerebekan itu, polisi berhasil mengamankan dua orang pelaku berinisial MS dan RET, yang berperan sebagai dokter atau penyuntik gas," kata Edison.

Keuntungan berlipat ganda dari disparitas harga subsidi inilah yang menjadi motif utama para pelaku. Bersamaan dengan penangkapan tersangka, petugas turut memborong ribuan barang bukti yang menjadi alat kejahatan mereka.

"Petugas menyita sebanyak 1.304 tabung LPG, 56 buah besi penyambung gas, dua unit kulkas, satu unit timbangan digital, satu unit kendaraan roda empat, serta tutup plastik barcode tabung LPG 12 kilogram dan tutup plastik tabung LPG 3 kilogram yang diduga digunakan dalam praktik pengoplosan tersebut," bebernya.

Mengingat lokasi kejadian yang sangat berdekatan dengan wilayah Kabupaten Bekasi, masyarakat diimbau untuk selalu waspada saat membeli gas LPG dan memastikan segel dalam kondisi utuh. Mari bantu aparat dengan cara membagikan informasi kewaspadaan ini ke grup WhatsApp warga di lingkungan Anda agar ruang gerak para pengoplos gas semakin sempit!

LAINNYA

ARTIKEL LAINNYA