Pemerintah Kota Bekasi terus mematangkan berbagai langkah persiapan demi merealisasikan proyek strategis Pengolahan Sampah menjadi Energi Listrik (PSEL Bantargebang). Salah satu tahapan krusial yang kini tengah dipercepat adalah penyelesaian pematangan lahan tahap II agar agenda pemancangan batu pertama (groundbreaking) dapat terlaksana tepat waktu.
Wali Kota Bekasi, Tri Adhianto, menyampaikan bahwa penyelesaian pematangan lokasi menjadi fokus utama jajarannya saat ini. Menurutnya, kesiapan fisik lahan merupakan syarat mutlak sebelum pekerjaan konstruksi utama gedung dan fasilitas pengolahan sampah modern tersebut dimulai.
"Hari ini tinggal proses. Kemarin yang kurang adalah pematangan lahan. Sekarang mudah-mudahan hari ini akan ditetapkan pematangan tahap kedua yang nilainya kurang lebih Rp25 miliar,” ujar Tri kepada wartawan Senin (27/07/2026).
Persiapan Lahan Rp25 Miliar Dikabut Demi Jadwal Tepat Waktu
Tri Adhianto berharap, setelah penetapan anggaran dan pemenang pekerjaan lahan tersebut tuntas, alat-alat berat dapat segera diterjunkan ke lapangan. Langkah cepat ini diambil agar seluruh lini persiapan selaras dengan tenggat waktu yang telah disusun bersama tim teknis.
"Besok mudah-mudahan sudah bisa dilakukan pekerjaan di lapangan. Sehingga target mudah-mudahan tanggal 4 Agustus tidak bergeser lagi terkait groundbreaking yang sudah direncanakan,” katanya.
Koordinasi dengan Pemerintah Pusat Jelang Peluncuran Proyek
Terkait dengan rencana kehadiran pejabat negara atau Presiden RI dalam seremonial groundbreaking proyek pengolahan sampah bernilai strategis tersebut, Wali Kota Bekasi mengaku belum bisa memberikan kepastian. Pihaknya masih harus melakukan pembahasan mendalam bersama kementerian terkait di Jakarta.
"Saya tidak tahu, karena hari ini masih rapat lagi. Rapat finalnya nanti siang jam 16.00 di Menko,” pungkasnya.
Pembangunan PSEL Bantargebang ini diharapkan menjadi solusi permanen atas persoalan darurat sampah yang selama ini dihadapi oleh masyarakat Kota Bekasi. Mari kita kawal bersama keberlanjutan proyek pengolahan lingkungan ini dan bagikan informasi pembangunan daerah ini ke grup WhatsApp warga, kawan komunitas, serta keluarga agar kita semua dapat terus memantau kemajuan Kota Bekasi menuju daerah yang lebih bersih dan modern!