Pembangunan Stasiun Bekasi Ekstensi Dimulai, KAI Targetkan Mobilitas 12,8 Juta Penumpang

Stasiun Bekasi Ekstensi di kawasan Summarecon resmi dibangun dengan konsep TOD. Proyek ini siap mempermudah akses dan menampung belasan juta pergerakan penumpang.

Editor: Senja Arunika
Tanggal: Senin, 27 Juli 2026 - 18.55 WIB
Bakal Ada Skybridge Keren! Ini Bocoran Fasilitas Stasiun Bekasi Ekstensi yang Bikin Warga Bebas Macet
Bakal Ada Skybridge Keren! Ini Bocoran Fasilitas Stasiun Bekasi Ekstensi yang Bikin Warga Bebas Macet
Dok PT KAI

Warga Kota Bekasi akan segera menikmati fasilitas transportasi publik yang semakin modern dan terintegrasi. PT Kereta Api Indonesia (Persero) atau KAI resmi mendukung langkah strategis pembangunan Stasiun Bekasi Ekstensi.

Proyek yang berlokasi di kawasan Summarecon Bekasi ini mengusung konsep tata ruang Transit Oriented Development (TOD). Kehadiran perluasan akses ini diharapkan mampu memperkuat konektivitas transportasi massal bagi masyarakat urban di wilayah penyangga ibukota.

Simpul Mobilitas Utama Masyarakat Urban

Vice President Corporate Communication KAI, Anne Purba, menyatakan bahwa Stasiun Bekasi memegang peran yang sangat vital. Stasiun ini menjadi simpul pergerakan utama bagi warga yang melakukan perjalanan harian maupun perjalanan jauh lintas kota.

"Stasiun Bekasi melayani kebutuhan perjalanan yang sangat beragam. Pelanggan memanfaatkannya untuk menuju tempat kerja, sekolah, pusat kegiatan ekonomi, mengunjungi keluarga, hingga melanjutkan perjalanan antarkota," kata Anne.

Fasilitas ekstensi ini dirancang khusus untuk mengurai kepadatan di bangunan utama stasiun. Kehadirannya akan sangat membantu mendistribusikan penumpang, khususnya bagi warga dari kawasan Bekasi Utara dan sekitarnya.

"Pengembangan akses stasiun diharapkan membuat perjalanan tersebut semakin mudah dan terhubung," lanjut dia.

Konsep Kota Maju Berbasis Integrasi Transit

Langkah awal proyek infrastruktur ini ditandai dengan prosesi peletakan batu pertama (groundbreaking) pada Jumat (24/7/2026). Acara peresmian tersebut dipimpin langsung oleh Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY).

Dalam pandangannya, AHY menekankan pentingnya sistem tata ruang yang terpusat pada fasilitas angkutan umum massal. Sistem ini dinilai menjadi tolok ukur peradaban modern sebuah daerah.

"Kota-kota maju dan modern di dunia, yang artinya kota itu juga adalah kota yang produktif, kota yang sehat, semuanya berorientasi pada sistem transit yang saling terhubung satu sama lain," ujar AHY.

Dukungan pengembangan kawasan ini juga datang dari Wakil Menteri Perhubungan, Suntana. Ia melihat proyek tersebut sebagai pendorong utama integrasi antarmoda di Bekasi.

"Pengembangan tersebut diharapkan meningkatkan kapasitas pelayanan, memperkuat integrasi antarmoda, serta memberi lebih banyak pilihan perjalanan bagi masyarakat Bekasi," ujar Suntana.

Lonjakan Volume Penumpang Tembus Belasan Juta

Kebutuhan akan perluasan area stasiun ini sangat mendesak, didorong oleh data riil pergerakan penumpang yang luar biasa padat. Sepanjang Semester I 2026, stasiun ini telah melayani lonjakan aktivitas hingga 12,8 juta pergerakan pelanggan.

Angka tersebut mencatatkan kenaikan sebesar 8,23 persen jika dibandingkan periode yang sama pada tahun lalu. Pertumbuhan paling masif terlihat pada sektor Commuter Line Jabodetabek yang mencapai 11,4 juta perjalanan, sementara layanan jarak jauh dan lokal menembus angka 1,4 juta aktivitas.

Melihat tren positif tersebut, pihak KAI terus berkomitmen untuk memberikan kenyamanan maksimal bagi para pengguna jasa perkeretaapian.

"Kami akan terus berkoordinasi dengan pemerintah, regulator, dan mitra pengembang agar pengembangan kawasan sekitar stasiun selaras dengan kebutuhan pelanggan, keselamatan perjalanan, dan integrasi antarmoda. Stasiun diharapkan semakin dekat dengan kehidupan masyarakat dan memberi manfaat bagi kawasan yang dilayaninya," tegas Anne.

Hadirnya fasilitas Stasiun Bekasi Ekstensi ini tentu menjadi angin segar bagi kelancaran rutinitas warga Kota Bekasi dan sekitarnya. Mari kita kawal bersama progres pembangunan infrastruktur modern ini, dan jangan lupa bagikan kabar baik ini ke grup WhatsApp warga di perumahan Anda agar semakin banyak masyarakat yang antusias beralih ke transportasi umum!

LAINNYA

ARTIKEL LAINNYA